
Nama Oki Rengga Winata kini tidak lagi dikenal sebagai penjaga gawang yang berjibaku menghalau bola, melainkan sebagai aktor komedi papan atas Indonesia.
Transformasi kariernya dari atlet profesional menjadi bintang film adalah salah satu cerita paling inspiratif di industri hiburan tanah air.
Terlebih lagi, keterlibatannya dalam sekuel Agak Laen 2 telah membawa namanya ke level yang lebih tinggi, bahkan sudah melampaui capaian film internasional seperti Avengers: Endgame di pasar domestik.
Lahir di Langkat, Sumatera Utara, Oki Rengga memulai karier profesionalnya sebagai kiper. Puncak kariernya di lapangan hijau adalah saat membela PSMS Medan, klub kebanggaan warga Sumatera Utara.
Sebagai kiper, Oki dikenal memiliki refleks yang tajam dan keberanian dalam berduel. Selain PSMS, ia juga tercatat pernah membela beberapa klub lain seperti Pro Duta FC dan Kalteng Putra.
Namun, persaingan ketat dan dinamika sepak bola nasional membuatnya mulai melirik potensi lain di luar lapangan hijau.
Langkah besar Oki dimulai saat ia mengikuti kompetisi Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) Season 8. Kemampuannya mengolah cerita tentang suka duka menjadi pemain bola kelas dua di Indonesia ternyata sangat disukai penonton.
Logat Medan yang kental dan kejujurannya dalam bertutur menjadi senjata utamanya. Dari panggung komedi inilah, ia kemudian bergabung dengan grup “Agak Laen” bersama Bene Dion, Boris Bokir, dan Indra Jegel.
Kesuksesan film pertama Agak Laen menjadi batu loncatan besar. Namun, sekuelnya, Agak Laen 2, benar-benar meledak di pasar film Indonesia. Di awal Maret 2026 ini, film tersebut mencatatkan angka penonton yang fantastis hingga mencapai belasan juta penonton.
Secara statistik di beberapa jaringan bioskop tanah air, jumlah okupansi dan total penonton harian film ini berhasil melampaui rekor yang pernah dipegang oleh Avengers: Endgame saat rilis di Indonesia dengan 10.980.000 penonton hingga 11 Maret 2026.
Oki Rengga, yang dulu hanya ditonton ribuan orang di stadion, kini wajahnya ditonton oleh jutaan pasang mata di layar lebar, membuktikan bahwa kerja keras dan keberanian untuk beralih profesi bisa membuahkan hasil yang luar biasa.