
Nama Emil Audero semakin dikenal oleh publik sepak bola Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Kiper yang lama berkarier di Eropa ini memiliki hubungan darah dengan Indonesia dari garis ayahnya. Kisah asal usul keluarga serta masa kecilnya di Lombok menjadi cerita menarik yang jarang diketahui penggemar sepak bola.
Emil Audero memiliki darah Indonesia dari ayahnya yang bernama Edy Mulyadi. Sang ayah berasal dari Mataram, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Barat yang terletak di Pulau Lombok.
Sementara itu, ibu Emil berasal dari Italia. Pertemuan kedua orang tuanya terjadi ketika Edy bekerja di Eropa. Dari pernikahan tersebut lahirlah Emil Audero yang kemudian tumbuh besar di Italia.
Meski banyak menghabiskan hidupnya di Eropa, Emil tetap memiliki hubungan emosional dengan tanah kelahiran ayahnya di Indonesia.
Emil Audero lahir pada 18 Januari 1997 di Mataram. Tidak lama setelah kelahirannya, keluarganya pindah ke Italia, tempat Emil menghabiskan sebagian besar masa kecil dan pendidikannya.
Di Italia, ia mulai mengenal sepak bola sejak usia dini dan akhirnya masuk akademi Juventus F.C., salah satu klub terbesar di Eropa. Dari akademi tersebut karier profesional Emil mulai terbentuk.
Ia kemudian sempat membela beberapa klub Italia seperti UC Sampdoria, Inter Milan dan Cremonese, menjadikannya salah satu kiper yang cukup dikenal di kompetisi Serie A .
Emil Audero ternyata juga pernah sekolah di Lombok. Emil pernah sekolah di SDN Prayitna Praya, Lombok Tengah.
Tetangga Emil banyak yang menjadi saksi kalau Emil memang bersekolah disana sebelum dirinya pindah ke Italia bersama keluarganya.
Baca Juga : Biodata Adrian Wibowo: Arek Suroboyo di MLS yang Dipanggil Timnas Indonesia
Walau tumbuh besar di Italia, Emil beberapa kali kembali ke Lombok saat masih kecil untuk mengunjungi keluarga besar dari pihak ayahnya. Dalam beberapa wawancara, ia pernah menceritakan kenangan masa kecilnya ketika berada di Lombok.
Saat kecil, Emil sering bermain di lingkungan keluarga di Lombok bersama sepupu-sepupunya. Ia juga sempat merasakan kehidupan sederhana masyarakat lokal, sesuatu yang berbeda dari kehidupannya di Eropa.
Beberapa cerita keluarga menyebutkan bahwa Emil kecil sering bermain bola di halaman rumah atau lapangan kecil di sekitar tempat tinggal keluarganya di Mataram. Walaupun saat itu belum terpikir menjadi pemain profesional, ketertarikannya pada sepak bola sudah terlihat sejak dini.
Selain bermain bola, Emil juga menikmati suasana pantai dan alam Lombok yang terkenal indah. Pengalaman tersebut membuatnya tetap merasa memiliki keterikatan dengan Indonesia.
Walaupun karier sepak bolanya berkembang di Eropa, hubungan Emil dengan Indonesia tetap menjadi perhatian publik. Banyak penggemar sepak bola Indonesia yang mengikuti perjalanan kariernya sejak ia masih bermain di akademi Juventus.
Kisah latar belakang keluarganya menunjukkan bahwa Emil Audero memiliki akar budaya yang unik: perpaduan antara Indonesia dan Italia. Hal ini membuatnya menjadi salah satu pemain diaspora yang sering diperbincangkan oleh pecinta sepak bola Tanah Air.
Asal usul keluarga dari Lombok serta masa kecil yang pernah bersentuhan dengan budaya Indonesia menjadikan cerita Emil Audero selalu menarik untuk diulas, terutama bagi penggemar sepak bola Indonesia yang mengikuti perkembangan pemain berdarah Nusantara di Erop