
Partisipasi tim nasional Iran di 2026 FIFA World Cup kini berada dalam ketidakpastian. Situasi geopolitik yang semakin memanas membuat keikutsertaan negara tersebut dalam turnamen terbesar sepak bola dunia menjadi tanda tanya besar.
Turnamen Piala Dunia 2026 sendiri akan digelar di tiga negara tuan rumah, yaitu:
Namun sejumlah faktor politik dan keamanan berpotensi memengaruhi keikutsertaan Iran.
Ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat menjadi salah satu penyebab utama munculnya ketidakpastian ini.
Beberapa laporan menyebutkan bahwa konflik militer terbaru antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel telah memicu kekhawatiran terhadap keamanan serta stabilitas regional.
Presiden federasi sepak bola Iran, Mehdi Taj, bahkan menyatakan bahwa dalam situasi seperti ini sangat sulit bagi negaranya untuk memikirkan persiapan menuju Piala Dunia.
Masalah lain yang berpotensi menghambat keikutsertaan Iran adalah kebijakan visa dari pemerintah Amerika Serikat.
Sebelumnya, beberapa pejabat federasi sepak bola Iran pernah mengalami kesulitan mendapatkan visa untuk menghadiri acara resmi terkait Piala Dunia di Amerika Serikat.
Selain itu, kebijakan pembatasan perjalanan terhadap warga negara Iran juga pernah diterapkan oleh pemerintah AS.
Walaupun biasanya pemain dan staf tim nasional mendapatkan pengecualian khusus, situasi politik yang tidak stabil dapat membuat proses tersebut menjadi lebih rumit.
Selain persoalan politik, faktor keamanan juga menjadi perhatian utama.
Jika konflik regional terus meningkat, FIFA dan penyelenggara turnamen harus mempertimbangkan:
Beberapa pertandingan Iran di fase grup bahkan dijadwalkan berlangsung di wilayah Amerika Serikat, seperti Los Angeles dan Seattle.
Hingga saat ini belum ada keputusan resmi dari Iran maupun FIFA terkait kemungkinan mundurnya tim nasional tersebut dari Piala Dunia 2026.
Namun, berbagai skenario masih mungkin terjadi, antara lain:
Keputusan akhir kemungkinan akan sangat bergantung pada perkembangan situasi geopolitik dalam beberapa bulan ke depan.