
Timnas Indonesia akan menghadapi Timor-Leste pada laga kedua Grup A Piala AFF 2026 (ASEAN Championship 2026), Jumat, 31 Juli 2026, dengan kick-off pukul 17.00 WIB. Pertandingan digelar di Stadion Chonburi, Thailand, karena Timor-Leste belum memiliki stadion berstandar internasional untuk menjamu laga kandang sendiri, sama seperti yang mereka lakukan di Piala AFF 2024 (Hanoi, Vietnam) dan Kualifikasi Piala Asia 2027 (Darwin, Australia).
Timor-Leste (5-4-1) diproyeksikan diturunkan pelatih Jose Pedro Alves Salazar dengan formasi: Dylan Niski di bawah mistar; empat bek yaitu Olagar Xavier, Jackson Fowler, Eric Silva, dan Ryan Harris Jom bersama Liam Farrugia; lini tengah diisi Zenivio Mota, Tristan Arrarte, Claudio Osorio, dan Joao Rangel; dengan Zion Cruz sebagai target man tunggal di lini depan.
Indonesia (3-4-3) diperkirakan tampil dengan susunan: Nadeo Argawinata di bawah mistar; trio bek Sandy Walsh, Rizky Ridho, dan Shayne Pattynama; lini tengah empat pemain yaitu Eliano Reijnders, Ivar Jenner, Marc Klok, dan Dony Tri; sementara trio penyerang diisi Tom Haye, Mithcell Baker, dan Beckham Putra.
Skuad Garuda asuhan John Herdman membuka turnamen dengan kemenangan meyakinkan 5-1 atas Kamboja, di mana Mitchell Baker mencetak hattrick pada debutnya. Hasil itu membuat Indonesia menempati peringkat ketiga klasemen sementara dengan tiga poin, kalah selisih gol dari Singapura yang memuncaki klasemen sementara.
Sebaliknya, Timor-Leste masih tertatih di posisi bawah klasemen. Mereka takluk 0-7 dari Vietnam pada laga pembuka, lalu kembali kalah 0-2 dari Singapura. Dua kekalahan beruntun ini membuat Timor-Leste belum mengoleksi satu poin pun dan berada di bawah tekanan untuk segera bangkit.
Baca Juga : Profil Mitchell Baker Asli Keturunan Jogja-Semarang, Pelajaran Untuk FAM
Di atas kertas, Indonesia jauh lebih diunggulkan. Performa impresif saat menghancurkan Kamboja plus permainan kolektif yang terus membaik di bawah arahan John Herdman menjadi modal penting. Pelatih asal Inggris itu bahkan mengaku puas dengan kesatuan tim yang mulai terbentuk sejak laga pembuka.
Meski begitu, Timor-Leste dipastikan tidak akan menyerah begitu saja. Mereka sudah terbiasa bermain dalam kondisi tertekan sebagai “tim tandang” meski berstatus tuan rumah turnamen, dan tentu ingin segera memutus catatan minor dengan meraih poin perdana di hadapan diaspora pendukung mereka di Thailand.
Bagi Indonesia, laga ini menjadi kesempatan emas untuk mengamankan tiga poin sekaligus menjaga momentum sebelum menghadapi dua ujian berat berikutnya melawan Singapura dan Vietnam di sisa fase grup.